Saturday, April 4, 2026
Google search engine
HomeBerita PapuaSemangat Pengabdian TNI AD di Papua : Dari Honai ke Honai, Bawa...

Semangat Pengabdian TNI AD di Papua : Dari Honai ke Honai, Bawa Harapan Lewat Layanan Kesehatan

LANNY JAYA – Di tengah perbukitan berkabut dan medan yang menantang di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, semangat pengabdian prajurit TNI AD terus berkobar.

Salah satunya melalui keberadaan Satgas Yonif – 614/RJP Pos Pirime yang menyentuh hati masyarakat Papua melalui aksi kemanusiaan berupa pengobatan gratis dari honai ke honai, di Kampung Bugumbak, Sabtu (26/07/2025).

Akses terhadap layanan kesehatan yang masih sangat terbatas di wilayah ini menjadikan kehadiran para prajurit TNI – AD tak sebatas menjalankan tugas kemiliteran semata namun juga hadir sebagai harapan hidup berbekal obat-obatan, pengetahuan medis sambil melayani satu per satu warga masyarakat di kediaman tradisional mereka.

“Kami datang dari honai ke honai karena kami tahu tidak semua warga bisa berjalan jauh ke kota atau Puskesmas. Maka kami yang harus datang,” ujar Serka. Carles, Bintara Kesehatan Pos Pirime.

Dibantu rekan-rekannya, Serka. Carles menyusuri jalan setapak berbatu, menanjak dan licin demi menjangkau warga yang membutuhkan.

Dalam nuansa penuh kehangatan, pemeriksaan kesehatan dasar, penanganan luka ringan, pembagian obat-obatan hingga edukasi kebersihan menjadi layanan utama misi kemanusiaan dimaksud.

“Terima kasih bapak TNI, ini sangat membantu. Kalau kami ke puskesmas bisa butuh waktu berjam-jam. Sekarang, bapak-bapak datang langsung ke rumah kami. Wa wa wa… kami sangat senang,” ungkap Geary Wanimbo (48), salah satu warga setempat dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan ini bukan hanya menyentuh aspek kesehatan tapi juga memperkuat Kemanunggalan TNI – AD dan rakyat sebagai nilai luhur yang terus dihidupkan oleh Satgas Yonif – 614/RJP dalam setiap langkah pengabdiannya di Tanah Papua.

Dengan semangat melayani tanpa pamrih, prajurit-prajurit ini membuktikan bahwa menjaga Negara bukan hanya di medan tempur tetapi juga di pelukan hangat masyarakat yang merasa diperhatikan dan disayangi.

Di setiap honai yang mereka datangi, tumbuhkan keyakinan rakyat bahwa Negara turut hadir lewat seragam loreng berbalut hati yang penuh cinta.

Penulis: Christo L

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments