Saturday, April 4, 2026
Google search engine
HomeBerita PapuaPolri-Komunitas Ojek Bersinergi Cegah Kejahatan Jalanan di Nabire

Polri-Komunitas Ojek Bersinergi Cegah Kejahatan Jalanan di Nabire

NABIRE – Dalam upaya memperkuat sinergi dan mempererat komunikasi antara Kepolisian dan masyarakat, Kapolres Nabire, AKBP. Samuel D. Tatiratu, S.I.K. menggelar coffee morning bersama para pengemudi ojek dari berbagai komunitas di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Senin (28/07/2025).

Coffee Morning berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa – Mapolres Nabire dan dihadiri sekitar 90 pengemudi Ojek.

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog terbuka untuk merespons maraknya tindak kriminalitas begal yang beberapa waktu terakhir kian meresahkan, di mana sebagian besar korbannya mayoritas adalah para pengemudi ojek.

Kapolres Nabire dalam sambutannya menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tanpa kolaborasi dengan elemen masyarakat, khususnya komunitas ojek yang kesehariannya berada di jalanan.

“Kami ingin mendengar langsung dari para pengojek. Kalian yang paling paham kondisi di lapangan. Saran dan keluhan dari rekan-rekan sangat penting untuk merumuskan langkah strategis ke depan,” ujar Kapolres.

Dalam forum tersebut, selain membagikan nomor hotline yang bisa dihubungi bila terjadi tindak kriminal, Kapolres juga membuka sesi diskusi interaktif dengan para pengemudi ojek.

Selain menyuarakan keprihatinan, para pengemudi ojek juga menyarankan perlunya pengaktifan pos-pos keamanan di titik rawan hingga meminta penjelasan secara regulasi hukum terkait hak pembelaan diri saat menghadapi ancaman tindak kriminalitas begal.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Nabire AKBP. Samuel D. Tatiratu, S.I.K menyatakan bahwa tindakan pembelaan diri diperbolehkan secara hukum selama dilakukan secara proporsional dan dalam kondisi benar-benar darurat.

Namun, ia menegaskan bahwa kepemilikan senjata tajam tetap dilarang dan menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan melapor ke pihak berwenang jika menemukan gelagat mencurigakan yang mengancam keselamatan diri.

“Kami akan aktifkan pos keamanan dalam waktu dekat. Keselamatan rekan-rekan ojek adalah prioritas kami,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Nabire, IPTU. Exaudio P. Raja Hasibuan mengajak komunitas ojek untuk turut serta menciptakan ketertiban lalu lintas dengan melakukan pendataan anggota serta memastikan setiap pengemudi memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan dokumen kendaraan wajib lainnya.

“Kepatuhan di jalan adalah cerminan kesadaran bersama. Mari jadikan keselamatan sebagai budaya dalam komunitas ojek kita,” ujar IPTU. Exaudio.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi kuat antara Polri dan komunitas ojek sebagai mitra strategis dalam menciptakan Kabupaten Nabire yang aman, tertib dan kondusif di tengah tantangan kejahatan jalanan yang semakin kompleks.

Penulis: Christo L

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments