JAYAPURA – Operasi Rasaka Cartenz 2025 melalui Subsatgas Si-Ipar (Polisi Pi Ajar) kembali menggelar kegiatan belajar-mengajar bersama anak-anak putus sekolah di Rumah Belajar Graha Youtefa, Distrik Heram, Senin pagi (23/6) kemarin.
Berdasarkan rilis Humas Polresta Jayapura Kota, Selasa (24/06/225), program edukatif ini rutin dilaksanakan guna membantu anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan formal.
Dalam kegiatan tersebut, para anggota Polresta memberikan materi dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung, yang diberikan secara bertahap dan terstruktur.
Bripda Ifanny, salah satu personel pengajar mengungkapkan bahwa perkembangan anak-anak cukup signifikan sejak program dijalankan.
“Anak-anak yang sebelumnya belum bisa membaca, kini mulai mampu membaca, menulis, dan menghitung. Meski belum semuanya lancar, tapi peningkatannya sangat terlihat,” jelasnya.
Sementara itu, AKP Johanis P Lerech selaku Kasubsatgas Si-Ipar Polresta Jayapura Kota menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses pendidikan ini hingga anak-anak benar-benar menguasai materi yang diberikan.
“Kami akan terus merangkul dan mendampingi mereka sampai benar-benar mahir. Program ini adalah komitmen kami untuk menjangkau anak-anak yang kurang mendapatkan akses pendidikan,” tegas AKP Johanis.
Ia juga berharap keberadaan program Rasaka Cartenz 2025 dapat menjadi solusi nyata dalam mengurangi angka buta huruf dan memperluas perhatian terhadap pendidikan, khususnya bagi anak-anak putus sekolah.
“Semoga program ini bisa membantu mengurangi jumlah anak yang belum bisa baca, tulis, dan hitung, sekaligus menjadi wujud nyata perhatian kami terhadap masa depan pendidikan mereka,” tutupnya.
Penulis: Kristo L


