SINAK – Dalam suasana penuh haru dan khidmat, 3 mantan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) resmi menyatakan ikrar kesetiaan kepada NKRI.
Berdasarkan rilis resmi Penerangan Kodam XVII/ Cenderawasih, Kamis (26/06/2025) prosesi bersejarah ini berlangsung di halaman Kantor Koramil 1717.02/Sinak pada Minggu (22/06/2025) sore. Disaksikan langsung aparat keamanan, tokoh masyarakat dan pihak keluarga.
Ketiganya Amus Tabuni, Amute Tabuni dan Anis Tabuni. Mereka berdiri tegap di hadapan Sang Saka Merah Putih, membacakan ikrar lalu menandatangani pernyataan resmi.
Wadansatgas Yonif 700/WYC, Kapten. Inf. Finsa Wahyu menyampaikan bahwa kembalinya ketiga putra Papua tersebut bukan hasil paksaan, tetapi buah dari pendekatan humanis dan kesadaran penuh.
“Apa yang kita saksikan hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah kemenangan hati nurani atas senjata, kemenangan harapan atas kebencian. Mereka kembali bukan karena kalah, tetapi karena yakin bahwa masa depan Papua ada dalam pelukan Indonesia,” ujar Kapten Inf Finsa Wahyu.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran TNI di Papua bukan sekadar penjaga teritorial, melainkan sahabat dan pelindung masyarakat. “Keamanan yang sejati tidak lahir dari senjata, melainkan dari kepercayaan,” ujar Kapten Finsa.
Sementara itu, Dansatgas Yonif 700/WYC, Letkol Inf Heraldo Tabasonda, dalam pernyataannya menekankan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari pendekatan tanpa kekerasan, yang mengedepankan dialog dan kemanusiaan.
“Kembalinya mereka adalah bukti bahwa harapan masih hidup di Papua. Kita tidak sedang memerangi saudara kita, kita sedang berjuang memenangkan mereka kembali. Kami tidak akan pernah lelah mendengar, memeluk, dan memberi harapan bagi mereka yang tersesat oleh propaganda separatis,” ungkap Letkol. Inf. Heraldo.
Usai pembacaan ikrar, perwakilan keluarga, Manus Murib, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama TNI-Polri, atas pendekatan yang damai dan welas asih.
“Kami percaya, hanya dengan bersatu bersama NKRI, anak-anak kami bisa hidup aman, bisa sekolah, dan bisa bercita-cita. Kami memohon kehadiran pos keamanan juga di Distrik Yugumuak demi masa depan generasi kami,” harap Manus Murib.
Penulis: Kristo L


