Saturday, April 4, 2026
Google search engine
HomeHukum & KriminalPemkab Teluk Bintuni-Kejaksaan Bersinergi Bangun Budaya Hukum "SEHAT"

Pemkab Teluk Bintuni-Kejaksaan Bersinergi Bangun Budaya Hukum “SEHAT”

TELUK BINTUNI – Upaya membangun budaya hukum yang adil, sehat, dan partisipatif terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya Penerangan dan Penyuluhan Hukum oleh Kejaksaan Tinggi Papua Barat yang berlangsung di Aula Sasana Karya, Kantor Bupati Teluk Bintuni, Kampung Bumi Saniari, SP-3 Distrik Manimeri.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Teluk Bintuni, Ir. Yohanis Manibuy, yang dalam sambutannya menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah awal yang strategis dalam mempererat sinergi antara kejaksaan, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar forum penyuluhan hukum. Ini adalah bentuk perhatian nyata dari Kejaksaan Tinggi Papua Barat untuk menjadikan masyarakat Teluk Bintuni sebagai masyarakat yang melek hukum. Ini adalah bentuk perlindungan terhadap hak-hak konstitusional warga negara,” tegas Bupati dalam rilis Humas Pemkab Teluk Bintuni, Senin (30/06/2025).

Menurut Bupati, rendahnya pemahaman hukum masih menjadi akar dari banyak persoalan sosial dan pelanggaran yang bersifat struktural maupun kultural.

Untuk itu, masyarakat perlu didorong agar tidak hanya menjadi objek pasif dari hukum tetapi menjadi subjek aktif yang memahami, kritis, dan terlibat dalam proses penegakan hukum.

“Sebagai daerah yang sedang tumbuh dengan dinamika ekonomi dan sosial yang kompleks, Teluk Bintuni sangat membutuhkan pondasi hukum yang kuat, serta aparatur penegak hukum yang profesional, akuntabel, dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat,” sambungnya.

Bupati Manibuy juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan forum ini sebagai kesempatan emas untuk berkonsultasi dan berdiskusi langsung dengan jajaran kejaksaan, baik menyangkut kegiatan organisasi perangkat daerah, masyarakat adat, lembaga keagamaan, maupun program sosial kemasyarakatan lainnya yang bersinggungan dengan aspek hukum.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan besar agar kejaksaan dapat terus menjadi mitra strategis Pemkab Teluk Bintuni dalam mewujudkan penegakan hukum yang “SEHAT”; Sehat dari praktik kotor dan manipulatif, Enerjik dalam merespons pelanggaran secara cepat dan tegas, Hormat terhadap nilai keadilan dan moralitas, Andal dalam profesionalisme dan integritas dan Terpercaya, smart dan inovatif dengan pendekatan yang relevan terhadap perkembangan zaman dan nilai-nilai restoratif.

“Kiranya kegiatan ini menjadi awal dari sinergi yang lebih kokoh antara kejaksaan, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Bersama, kita wujudkan supremasi hukum demi Teluk Bintuni yang SERASI; Sejahtera, Religius, Aman, Setara, Inovatif,” tutup Bupati Manibuy penuh harap.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Intelijen Kejati Papua Barat, Muhammad Bardan, SH., MH, jajaran Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Kajari Teluk Bintuni Jusak E. Ayomi, SH., MH, unsur Forkopimda, Plt. Sekda Frans N. Awak, pimpinan OPD, Ketua LMA Tujuh Suku, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan masyarakat umum.

Penulis: Kristo L

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments