Saturday, April 4, 2026
Google search engine
HomeBerita PapuaTNI AD Bagikan Laptop dan Seragam Sekolah; Harapan Baru di Ujung Timur...

TNI AD Bagikan Laptop dan Seragam Sekolah; Harapan Baru di Ujung Timur Neger

MAPPI – Di tengah belantara sunyi dan keterbatasan fasilitas, keberadaan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif -141/AYJP Pos Haju membawa secercah harapan bagi pendidikan anak-anak Papua, para generasi penerus cita Bangsa di Timur Nusantara.

Komitmen tersebut dilakukan melalui aksi nyata berupa pemberian 10 (sepuluh) unit laptop dan 1.000 pasang seragam sekolah untuk para siswa SD YPPK Fransiskus Xaverius, Kampung Yagatsu, Distrik Haju, Kabupaten Mappi, Senin (28/07/2025).

Bantuan itu bukan sekadar perangkat elektronik atau kain seragam semata namun merupakan wujud cinta untuk Negeri sekaligus simbol keberpihakan pada masa depan anak-anak Bangsa yang tumbuh di garis batas Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pendidikan adalah jembatan masa depan, dan kami di TNI ingin menjadi bagian dari jembatan itu,” tegas Danpos Haju, Letda. Inf. Lukman Hendrik Anjayanto.

Ia menambahkan, laptop yang diberikan tetsebut untuk mendukung para guru dalam proses belajar mengajar agar lebih dinamis dan interaktif, sementara seragam sekolah diberikan agar anak-anak dapat bersekolah dengan rasa percaya diri dan martabat yang setara.

Di wilayah yang masih bergulat dengan keterbatasan, kehadiran seragam sekolah menjadi lebih dari sekadar pakaian namun merupakan lambang semangat, kepercayaan diri dan mimpi yang layak diperjuangkan.

“Banyak siswa kami sebelumnya datang dengan pakaian seadanya, bahkan robek dan lusuh. Hari ini mereka bisa tersenyum, berdiri lebih tegak,” ungkap Magdalena Woro, guru SD YPPK Fransiskus Xaverius dengan mata berkaca-kaca.

Bagi para guru yang selama ini berjuang dalam diam, bantuan tersebut adalah pelukan hangat yang meneguhkan kembali panggilan tugas mereka.

“Hari ini kami merasa tidak sendiri. Ada yang peduli, ada yang datang membawa cahaya,” lanjut Magdalena dengan haru.

Satgas Yonif -141/AYJP menunjukkan bahwa pengabdian tak hanya hadir dalam senapan dan strategi keamanan tetapi lebih dari itu, mereka membawa pesan kemanusiaan bahwa menjaga perbatasan juga berarti menjaga harapan yang tumbuh di tengah rimba dalam tawa anak-anak sekolah yang kini kembali bersemangat meraih cita – cita demi masa depan Bangsa dan Negara.

Penulis: Christo L

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments