Saturday, April 4, 2026
Google search engine
HomeBerita PapuaTNI Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan di Papua; Dari Ladang, Tumbuh Harapan

TNI Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan di Papua; Dari Ladang, Tumbuh Harapan

DOGIYAI – Dari balik hutan belantara ‘nan hijau dan hamparan kesejukan udara Pegunungan Papua Tengah, semangat kemandirian disemai Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif – 711/Raksatama yang tak hanya hadir sebagai penjaga batas Negara tetapi juga sebagai motor penggerak ketahanan pangan di wilayah pedalaman Papua.

Bersama warga Kampung Bomomani, Distrik Mapia, para prajurit TNI -AD membuka lahan tidur, mengolah tanah dan menanam komoditas lokal seperti ubi, jagung dan sayur-mayur.

Suatu langkah konkret dalam menghadirkan kedaulatan pangan dari kalangan akar rumput.

“Ketahanan pangan adalah pondasi pertahanan Negara,” tegas Letkol. Inf. Ary Eko Pramono, S.Sos., M.I.P, Dansatgas Yonif – 711/RKS, Senin (28/07/2025).

Menurut Dansatgas, upaya ini bukan hanya soal bertani tetapi juga menjadi upaya membangun kekuatan Bangsa dari desa-desa yang selama ini terpinggirkan.

Dengan penuh semangat gotong royong, prajurit TNI – AD dan warga setempat bercocok tanam di tengah tawa dan peluh, membangun lebih dari sekadar kebun tapi mereka pun menanam harapan.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan atau pasokan dari luar, tapi bisa mandiri secara pangan dengan memanfaatkan potensi tanah mereka sendiri,” jelas Letkol. Inf. Ary.

Bagi warga Kampung Bomomani, kegiatan ini bukan hanya membawa ilmu baru tapi juga menjadi pemicu semangat baru untuk bangkit.

“Torang senang. Sekarang tanah bisa dipakai tanam, dan kami tahu cara olah kebun yang lebih baik. Terima kasih Bapak-Bapak TNI yang sudah bantu kami,” ungkap Yonas Dogopia.

Kegiatan inipun turut menjadi wadah positif dalam mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dengan rakyat sekaligus ruang dialog sosial tentang nilai-nilai Nasionalisme, kerja sama dan pemberdayaan masyarakat.

Langkah inovatif Satgas Yonif – 711/RKs ini menjadi bukti bahwa TNI – AD bukan hanya benteng pertahanan fisik tetapi juga benteng harapan.

Di tanah Papua, ketahanan pangan telah menjelma menjadi gerakan kolektif yang menjangkau hingga kampung-kampung terjauh dan menegaskan bahwa pengabdian TNI – AD sangat menyentuh langsung pada nadi kehidupan rakyat.

Penulis: Christo L

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments