DEIYAI – Di tengah tantangan geografis dan keterbatasan akses logistik, para prajurit TNI – AD dari Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif – 711/Raksatama menunjukkan bahwa kemandirian pangan bisa dimulai dari langkah kecil namun nyata.
Melalui Pos Waghete Baru, mereka menyulap lahan pekarangan pos menjadi kebun produktif yang ditanami berbagai jenis sayuran.
Dari balik pagar sederhana, kini tumbuh subur sawi, bayam, cabai, tomat dan bibit lokal lainnya. Ini bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, tapi bentuk nyata komitmen TNI – AD dalam mendukung program ketahanan pangan Nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa setiap lahan punya potensi untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Apa yang kami tanam hari ini, kelak bisa jadi panen untuk keluarga di sekitar kami juga,” tutur Letda. Inf. Darwisa, Komandan Pos Waghete Baru dalam press releasse Pendam – XVII/ CEN, Sabtu (26/07/2025).
Lebih dari sekadar menanam, kegiatan ini menjadi gerakan sadar pangan yang menyasar perubahan pola pikir masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan harian.
Ketahanan pangan di Kabupaten Deiyai tidak hanya menjadi soal pertanian, tetapi menjadi wujud ketahanan hidup.
Satgas Yonif – 711/RKS turut mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama mengelola lahan, bertukar bibit, berbagi pengetahuan bertani hingga menikmati hasil panen secara kolektif.
Hasilnya, sejumlah warga setempat mulai mengikuti jejak para prajurit dengan memanfaatkan halaman rumah mereka sendiri.
“Semangatnya bukan cuma soal panen, tapi tentang membangkitkan rasa percaya diri masyarakat bahwa mereka bisa mandiri secara pangan,” tambah Letda. Darwisa.
Inisiatif ini disambut antusias oleh warga karena mereka melihat langsung bahwa upaya kecil yang konsisten bisa menjadi solusi nyata untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah yang sering kali terhambat karena kondisi alam dan akses transportasi.
Dengan gerakan hijau yang dimulai dari lingkungan pos, Satgas Yonif – 711/Raksatama tak hanya menjaga batas Negeri tetapi juga menanam harapan dan kemandirian untuk masa depan yang lebih sejahtera.
Penulis: Christo L


