KOTA SORONG – Anggota DPD RI asal Provinsi Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor (PFM), mengeluarkan pernyataan tegas terkait suksesi kepemimpinan organisasi pemuda di Kota Sorong. Ia menyatakan bahwa saat ini adalah waktu yang paling tepat bagi anak asli Suku Moi untuk menduduki jabatan Ketua KNPI Kota Sorong.
Sebagai suku asli yang mendiami wilayah Kota Sorong, Kabupaten Sorong, hingga sebagian Tambrauw dan Sorong Selatan, pemuda Suku Moi dinilai harus menjadi nakhoda bagi organisasi kepemudaan di atas tanah adatnya sendiri.
“Saya Senator Paul Finsen Mayor menekankan bahwa saatnya KNPI Kota Sorong dipimpin oleh anak asli, anak Suku Moi. Yang lain wajib mendukung karena itu perintah langsung dari Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua,” tukas PFM, Senin (9/2/2026).
“Dalam semangat Otsus, ditegaskan bahwa orang asli setempat wajib diberikan ruang seluas-luasnya untuk menjadi pemimpin, baik di tingkat organisasi kepemudaan maupun pemerintahan daerah di wilayah adat mereka,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Senator PFM mendesak seluruh elemen terkait untuk bersatu memberikan dukungan nyata bagi keterwakilan pemuda Suku Moi. Ia mengingatkan bahwa keberpihakan ini adalah bentuk penghormatan terhadap kedaulatan masyarakat adat di Tanah Papua.
“Anak-anak muda Suku Moi memiliki kapasitas yang mumpuni untuk memimpin, sehingga tidak ada alasan bagi pihak lain untuk tidak mendukung langkah tersebut demi keadilan dan kebangkitan pemuda asli di rumahnya sendiri,” ucap Ketua Kerukunan Keluarga Papua Se-Indonesia itu.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Musda ke-VI KNPI Kota Sorong, Paulus Jitmau, mengatakan bahwa pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua KNPI Kota Sorong dimulai pada Senin, 9 Februari 2026 hingga pembukaan Musda nanti.
Sedangkan dari hasil Rapimda ditetapkan sebanyak 85 organisasi kepemudaan sebagai peserta Musda KNPI Kota Sorong tahun 2026.
Penulis: Dwi P


