SORONG – Intelektual muda Malamoi, Raimond Zhu menilai kinerja Ketua MRP Papua Barat Daya, Alfons Kambu sangat jauh dari harapan masyarakat asli Papua Barat Daya. Bahkan secara tegas Raimond meminta Alfons Kambu untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua MRP PBD karena dianggap tidak fokus pada tugas pokoknya.
“Beliau (Alfons Kambu-red) adalah orang yang bertanggung jawab terkait dengan kinerja dan tupoksi yang sudah diberikan sebagai Ketua MRP PBD. Kami menilai di sini beliau pilih lebih berfokus kepada Barisan Merah Putih. Maka itu kami sebagai anak Moi, anak Papua meminta dengan tegas kepada beliau untuk segera mengundurkan diri,” papar Raimond, Sabtu (11/10/2025).
Raimond Zhu mengingatkan, tugas utama Alfons Kambu sudah sangat jelas dan tinggal menjalankan. Dimana tugas tersebut tertuang dalam pasal 20 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus khusus bagi Papua.
“Tugas-tugas dan wewenang MRP ada dalam Undang-undang Nomor 21 Tahun 2021 tentang otonomi khusus bagi Provinsi Papua. Antara lain MRP harus memperhatikan dan menyalurkan aspirasi atau pengaduan masyarakat adat, baik umat beragama, kaum perempuan dan masyarakat pada umumnya yang menyangkut dengan hak-hak orang asli Papua. MRP juga harus memfasilitasi tindakan penyelesaian, kemudian memberikan pertimbangan kepada DPR, DPRP dan Gubernur,” tutur dia.
Ditegaskan Raimond, sebagai Ketua MRP PBD Alfons Kambu tidak bekerja sesuai dengan fungsi atau undang-undang yang sudah diberikan dalam hal ini undang-undang yang mengatur tentang Orang Asli Papua.
Hingga saat ini, menurutnya, belum ada juga aspirasi orang Papua maupun hak-hak adat yang sudah diperjuangkan. Belum bisa menyelamatkan Orang Asli Papua dalam mencari keadilan dan hak-hak masyarakat adat tentang sumber daya alam yang ada di Provinsi Papua Barat Daya.
“Maka dengan itu kami sebagai anak Papua, sebagai kelompok yang mungkin merasa peduli terhadap orang Papua lainnya, meminta untuk segera Ketua MRP Provinsi Papua Barat Daya wajib diganti karena beliau tidak berfokus kepada apa yang beliau kerjakan sehingga sampai hari ini banyak yang terjadi dan dibiarkan,” tutupnya.
Penulis : Dwi P


