Saturday, April 4, 2026
Google search engine
HomeHukum & KriminalKorban Tenggelam di Pantai Vihara Manokwari Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi...

Korban Tenggelam di Pantai Vihara Manokwari Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

MANOKWARI – Setelah melalui proses pencarian intensif selama 2 hari, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan remaja yang dilaporkan tenggelam di Pantai Vihara, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Dalam rilis resmi humas Kantor Pencarian dan Pertolongan setempat yang diterima, Sabtu (11/10/2025), korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (10/10/2025) siang kemarin.

Korban diketahui bernama Ahmad Risal (15), warga Manokwari yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berenang di pantai tersebut pada Kamis (9/10/2025) sekitar pukul 12.10 WIT.

Informasi awal diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Manokwari dari warga bernama Maria Mambor pada pukul 12.46 WIT.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, SP, M.A.P menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 14.15 WIT atau sehari setelah dinyatakan hilang.

“Korban ditemukan mengapung sekitar 50 meter ke arah utara dari lokasi kejadian, tepatnya di koordinat 0°52’28.56″S – 134°3’3.44″T, dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Yefri.

Setelah dievakuasi, jenazah korban segera diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke RSUD Manokwari untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 15.29 WIT. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Yefri menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam operasi pencarian ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi, kerja sama, dan dedikasi semua unsur yang terlibat. Meskipun korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, upaya maksimal telah dilakukan demi memberikan kepastian dan ketenangan bagi keluarga korban,” ujarnya.

Dalam operasi pencarian ini, turut terlibat sejumlah unsur, di antaranya Kansar Manokwari, Polairud Polresta Manokwari, Polsek Sanggeng, Polsek Rendani, Koramil Manokwari, Senkom Manokwari serta masyarakat setempat yang ikut membantu di lapangan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para orang tua dan remaja, untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai yang memiliki arus kuat dan potensi bahaya tinggi.

Penulis : Christo L

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments