SORONG- Suasana haru dan sukacita menyelimuti peresmian Gedung Sekolah Minggu Noach Jemaat GKI Bethel Doom, Sabtu (04/10/25). Gedung yang berdiri kokoh di Jalan Numberi, Distrik Sorong Kepulauan, Papua Barat Daya, ini diresmikan melalui prosesi pentahbisan para hamba Tuhan, penandatanganan prasasti, dan pengguntingan pita.
Gedung baru itu hadir bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol komitmen bersama untuk menyiapkan generasi penerus Papua sejak dini. Hal itu ditegaskan oleh tokoh pemerhati perempuan dan anak, Engelin Y. Kardinal, yang menjadi salah satu motor penggerak pembangunan.
Dalam sambutannya, Engelin menuturkan perjalanan hidupnya yang berawal dari Pulau Doom. “Saya lahir di sini, bahkan tali pusar saya pun ditanam di tanah ini. Di usia 14 tahun saya harus pergi ke Jakarta, bersekolah, bekerja, menikah, hingga kini memiliki tiga cucu. Tetapi hari ini, Tuhan izinkan saya kembali, bukan untuk bernostalgia, melainkan untuk ikut membangun masa depan anak-anak Papua,” ungkapnya.

Selama 36 tahun berkarier di Garuda Indonesia hingga pensiun, Engelin mengaku tergerak untuk mendedikasikan hasil jerih payahnya bagi tanah kelahiran. Ia percaya, doa dan kesungguhan akan membuka jalan. “Saya sering berbeda pendapat dengan suami ketika ingin pulang ke Papua.
Tapi Tuhan gerakkan hati suami dan anak-anak saya, hingga hari ini saya bisa berdiri di sini bersama anak-anak terkasih di Pulau Doom,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Engelin menekankan, gedung sekolah minggu ini bukan hanya fasilitas fisik, tetapi ruang pembentukan iman dan karakter anak-anak. Ia menitip pesan khusus kepada para guru sekolah minggu dan PAUD agar mengajar dengan kasih dan dedikasi. “Tugas ini memang berat, tapi mulia. Anak-anak adalah masa depan Papua. Apa yang mereka lihat dan rasakan di ruangan ini akan membentuk iman, hati, dan masa depan mereka,” katanya.
Tak lupa, ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada keluarga, pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh masyarakat yang terlibat. “Biarlah hanya nama Tuhan yang dimuliakan melalui berdirinya gedung ini,” pungkasnya.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, turut hadir dan memberikan apresiasi kepada Engelin Kardinal. Menurutnya, kontribusi nyata Engelin mencerminkan kepedulian besar terhadap masa depan generasi Papua. “Gedung ini bukan sekadar tempat beribadah, melainkan wujud kasih dan doa yang dijawab Tuhan. Atas nama pemerintah provinsi, kami mengucapkan selamat dan sukses.

Semoga dari gedung ini lahir anak-anak Papua yang bertumbuh dalam iman, membawa terang, dan memberi sukacita bagi banyak orang,” ujar Kambu.
Peresmian gedung Sekolah Minggu Noach ini menjadi bukti bahwa kerja keras, doa, dan dedikasi mampu menghadirkan perubahan nyata. Dari Pulau Doom, semangat itu digelorakan oleh Engelin Y. Kardinal, seorang putri daerah yang kembali untuk menabur kasih di tanah kelahirannya.
Penulis: Andre R


