Saturday, April 4, 2026
Google search engine
HomeEkonomi & BisnisSenator PFM Desak Pemda di Tanah Papua Berdayakan Seniman Papua, Stop Undang...

Senator PFM Desak Pemda di Tanah Papua Berdayakan Seniman Papua, Stop Undang Penyanyi dari Luar Papua

JAKARTA – Anggota DPD RI/MPR RI Paul Finsen Mayor mendesak para kepala daerah untuk lebih memberdayakan seniman-seniman lokal Papua agar meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan mereka, sekaligus melestarikan budaya bahkan berguna untuk menciptakan komunitas seni yang dinamis di daerah.

Desakan ini muncul karena Senator PFM prihatin melihat berbagai event di Papua, baik yang dibuat oleh pemerintah maupun pihak swasta, selama ini justru lebih banyak mengakomodir seniman-seniman dari luar Papua.

“Saya Senator Paul Finsen Mayor anggota DPD RI yang ditugaskan negara untuk mengawasi pemerintahan daerah di seluruh tanah Papua mengingatkan kepada para kepala daerah, organisasi perangkat daerah teknis seperti pariwisata dan kepemudaan maupun yang membidangi seni budaya dan juga acara-acara yang berkaitan dengan acara-acara pemerintah agar wajib mengundang seniman-seniman Papua, entah penyanyi, pelawak, penari dan lainnya,” ujar PFM, Jumat (10/10/2025).

Menurut Senator PFM, talenta-talenta lokal Papua sangat luar biasa dan tak kalah bagus, sehingga harus lebih diapresiasi dan didukung dengan memberikan panggung yang adil.

“Stop sudah bawa-bawa atau undang seniman, penyanyi-penyanyi dari luar. Banyak artis-artis Papua yang legend, yang senior dan yang pendatang baru, suaranya bagus, musiknya enak, karyanya luar biasa,” imbuh dia.

Ditegaskan oleh PFM, harus ada political will atau keinginan politik yang kuat dari pemerintah daerah untuk memanusiakan, membangkitkan dan mengembangkan seniman-seniman lokal Papua.

Upaya tersebut, diyakini oleh PFM akan membuka lapangan kerja bagi seniman Papua dan membangkitkan kembali seni dan budaya Papua yang lambat-laun mulai hilang tergerus arus globalisasi.

“Orang-orang Papua membutuhkan pekerjaan. Dengan mengakomodir seniman lokal Papua, artinya bisa memberikan lapangan kerja. Dan juga, kita harus bangkit dengan budaya-budaya sendiri. Berikan ruang untuk seniman-seniman supaya memunculkan kreativitasnya, supaya mereka juga bisa berkontribusi membangun daerah,” tutur PFM.

Penulis : Dwi P

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments